Selasa, 25 September 2012


Rollaball: Tangkasnya penderita polio bermain 'skate soccer'


Rollaball: Tangkasnya penderita polio bermain 'skate soccer'
Apa Anda pernah melihat pertandingan sepak bola yang dimainkan dengan tangan?
Kickstarter menggalang dana melalui film dokumenter buatannya yang berjudul Rollaball. Melalui film ini, mereka berharap akan mengembangkan salah satu olahraga ekstrim, skate soccer, dan membuat para atletnya diakui oleh dunia sebagai atlet paralympic.
Skate soccer adalah bentuk permainan sepak bola yang sangat cepat dan membutuhkan keterampilan fisik yang hebat. Permainan ini merupakan gabungan antara olahraga skating, sepak bola, dan bola tangan. Pemainnya tentu adalah orang-orang yang memiliki keterbatasan.
Dengan keterbatasannya, para pemain harus bermain dan meluncur di atas skateboard untuk mengejar bola. Setelah itu, mereka memukul bola menggunakan tangan untuk mencetak gol.
Film ini secara khusus mengangkat kisah sebuah kelompok soccer skater "Rolling Skater." Kelompok ini berisi penderita polio Ghana yang menemukan tujuan hidup baru melalui skate soccer untuk melawan stigma buruk seperti gelandangan atau orang cacat yang diberikan pada mereka.
Para pemain yang hidup di daerah pinggiran harus mengemis untuk memberi makan keluarga mereka. Namun, berseluncur dan bermain bola di atas skateboard telah menjadi semangat baru bagi hidup mereka.
"Pada hari Sabtu saya akan tidur lebih awal, karena aku tahu pada hari Minggu saya akan bermain bola," kata seorang pemain, seperti dilansir oleh Huffington Post (18/09).
"Bahkan jika saya tak memiliki apa-apa, saya tahu, ketika ada orang yang menjatuhkan bola di depan saya, saya bisa bermain," kata pemain lainnya.
Sutradara Eddie Edwards, berharap film dokumenter ini bisa membantu meningkatkan kehidupan para pemain dan membuat skate soccer menjadi olahraga dalam paralympic.
"Di balik semuanya, mereka adalah atlet yang luar biasa dan layak menjadi bintang. Mereka telah menjadi inspirasi bagi saya, dan saya yakin mereka bisa menginspirasi lebih banyak orang. Di dalam maupun di luar lapangan, cerita mereka melegenda," tambahnya.

PARKOUR KITA....


Tentang Parkour


1. Seni untuk melewati semua masalah dalam track kehidupan.

Saat kita menjalankan track kehidupan, terdapat banyak rintangan dan masalah hidup yang terlihat seperti obstacles dalam hidup. Semua orang pasti mempunyai tjuan akhir. Tapi saat kita bergerak ke tujuan akhir, banyak rintangan (obstacles) yang menghadang.



2. Berteman dengan rasa takut

Seseorang yang takut untuk mencoba, tidak akan berbuat apa-apa dan tidak akan menjadi siapa-siapa. Semua manusia pasti melewati proses seperti ini. Kalau kita tidak bisa berteman dengan rasa takut, ngga akan ada kemajuan dalam kehidupan. Kita bisa naik motor, sukses dalam bisnis, menang tender dan sebagainya adalah buah dari keberanian kita dalam mengendalikan dan berteman dengan rasa takut. dan ingat jangan pernah mengihlangkan rasa takut dari hidupmu


3. Bangkit dari kegagalan.

Saat kita mencoba suatu gerakan di Parkour, kita akan selalu mengalami kegagalan atau jatuh. Tapi kalo kita terus bangkit berdiri dan mencoba lagi, kita pasti akan bisa menguasai salah satu gerakan tersebut. Begitu pula dalam kehidupan. Intinya berani gagal Alias berani jatuh. Coba lagi dan pelajari supaya tidak gagal dan jatuh lagi.

4. Flexibilitas dan fluiditas.

Berlatih Parkour akan membuat diri kita flexible dan semangat kita terus mengalir. Begitu pula dalam kehidupan. Saat kita berada dalam lingkungan baru, kita berpikir untuk tetap flexible dan mampu beradaptasi dengan lingkungan tersebut. Walaupun lingkungan tersebut awalnya tidak membuat diri kita nyaman. Sedangkan fluiditas akan membuat diri kita mempunyai semangat yang terus mengalir untuk menjalani kehidupan walaupun mempunyai masalah yang berat.

5. Kreatifitas dan kebebasan.

Dalam Parkour kita bisa berkreasi untuk menciptakan gerakan atau menggabungkan beberapa gerakan dasar menjadi gerakan baru tergantung kreatifitas kita. Hidup pun begitu, kita harus kreatif sehingga bisa berguna dan bermanfaat dalam kehidupan. Selain itu, Parkour juga mengajarkan kita untuk bergerak bebas menuju kebebasan tanpa melawan aturan.



Parkour menentang kompetisi.

Sebuah kampanye datang dari beberapa praktisi Parkour tentang menentang keras adanya kompetisi dan rival di dalam Parkour. Kompetisi tidak sesuai dengan filosofi dan nilai moral dari parkour yang mengutamakan kebebasan. Kompetisi hanya akan mendorong seseorang untuk mengalahkan orang lain yang disaksikan oleh penonton atau hanya akan menambah keuntungan oleh beberapa corporasi yang hanya mengambil keuntungan dari Parkour.


Parkour Bukan Olah Raga Ekstrem.

Banyak orang Awam yang melihat video-video Parkour mulai beranggapan bahwa Parkour adalah olah raga ekstrem dan menggolongkannya dengan olahraga seperti skate board, bmx dan lainnya. Sehingga banyak orang yang nekat melakukan gerakan-gerakan berbahaya yang akhirnya berakibat pada cedera serius.


Mengembangkan dan menyebarkan Parkour

Saat ini Parkour mulai dikenal di seluruh dunia termasuk di Indonesia sendiri. Perlahan-lahan beberapa traceur yang mengerti akan filosofi dan teknik dalam Parkour mulai bertambah. Berkat pembelajaran dari beberapa informasi yang benar mengenai originalitas tentang parkour dari sumber-sumber terpercaya, lambat laun Parkour menjadi sebuah kebutuhan dan disiplin dalam setiap traceur yang memiliki pemahaman dalam jiwanya masing-masing. Pengetahuan seperti inilah yang harus disebarkan ke masyarakat luar dan memberikan edukasi yang benar tentang Parkour mulai dari sejarah dan filosofi yang terkait di dalamnya.

Sabtu, 22 September 2012

Sandboarding is a board sport similar to snowboarding. It is a recreational activity that takes place on sand dunes rather than snow-covered mountains. This boardsport has adherents throughout the world, most prevalently in desert areas or coastal areas with beach dunes.
It involves riding across or down a dune while standing with both feet strapped to a board, though some sandboarders use a board without bindings.
It is less popular than snowboarding, partly because it is very difficult to build a mechanised ski lift on a sand dune, and so participants generally must walk back up to the top. Alternatively, they may ride a dune buggy or all-terrain vehicle back to the top of the dune. On the other hand, dunes are normally available year-round as opposed to ski resorts, which are usually seasonal.
Josh Tenge, professional sandboarding champion, holds the Guinness Book of World Records entry for the longest-distance back flip at 44' 10". Tenge is also a four-time world sandboarding champion and holds three world records.


Mountainboarding, also known as Dirtboarding, Offroad Boarding, Grass Boarding, and All-Terrain Boarding (ATB), is a well established[1] if little-known action sport, derived from snowboarding. A mountainboard is made up of components including a deck, bindings to secure the rider to the deck, four wheels with pneumatic tires, and two steering mechanisms known as trucks. Mountainboarders, also known as riders, ride specifically designed boardercross tracks, slopestyle parks, grass hills, woodlands, gravel tracks, streets, skateparks, ski resorts, BMX courses and mountain bike trails. It is this ability to ride such a variety of terrain that makes mountainboarding different from other board sports.



Death metal adalah sebuah sub-genre dari musik heavy metal yang berkembang dari thrash metal pada awal 1980-an. Beberapa ciri khasnya adalah lirik lagu yang bertemakan kekerasan atau kematian, ritme gitar rendah (downtuned rhythm guitars), perkusi yang cepat, dan intensitas dinamis. Vokal biasanya dinyanyikan dengan gerutuan (death grunt) atau geraman maut (death growl). Teknik menyanyi seperti ini juga sering disebut "Cookie Monster vocals".
Beberapa pelopor genre ini adalah Venom dengan albumnya Welcome to Hell (1981) dan Death dengan albumnya Scream Bloody Gore (1987). Death metal kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh band-band seperti Cannibal Corpse, Morbid Angel, Entombed, God Macabre, Carnage, dan Grave.
Kemudian era 2000'an, Death Metal berkembang sangat pesat. Banyak band-band jebolan aliran death metal menjadi pembaharu dalam musik metal. Band-band tersebut antara lain Inhuman Dissiliency, Disavowed, Viraemia, Hiroshima Will Burn, Amon Amarth, Inveracity, The Berzeker, Dying Fetus, Condemned, dan masih banyak lagi.
Di Indonesia, genre ini diawali pergerakan dan perkembangan-nya di tahun 1990-an dengan band thrash metal Rotor di Jakarta. Pergerakkan utama Death Metal Indonesia berasal dari munculnya inisiatif oleh band Grindcore asal Malang, Rotten Corpse, yang menggarap untuk pertama kalinya (yang diketahui) musik Death Metal. Kemunculan dan permainan Rotten Corpse akan Death Metal merupakan pertanda dari lahirnya sebuah individu musik baru, bernama Death Metal. Beberapa band pioneer Death Metal lainnya di daerah lain, seperti Trauma dari Jakarta , Insanity dan Hallucination dari Bandung, Death Vomit dari Jogjakarta , Slow Death dari Surabaya, Murder dari Boyolali kemudian berkembang dengan band-band yang dianggap sebagai senior karena pengalamannya masing-masing seperti: Disinfected, Ancur, Plasmoptysis, Jasad dari Bandung, Siksa Kubur , Funeral Inception dari Jakarta,Cranial Incisored Jogjakarta , Semarang Grind Buto. Abysal.Blast Torment dari Padang,Total Rusak dari Bukittinggi , dan Jahanam Corpse dari Batam, DeathSounD dari Pontianak , Rantai 86 Tegal

Perkembangan musik Death Metal di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat baik. Diantaranya terusulkannya suatu forum pusat dari pecinta Death Metal Indonesia, yang bernama forum Death Metal Indonesia, yang bernama Indonesian Death Metal atau disingkat IDDM. Kemudian juga muncul Indogrind.net, staynocase, dan lainnya. Saat ini, band-band baru Death Metal akan menyuarakan 'suara-suara maut' dalam event metal. Band-band Death Metal di Indonesia sekarang antara lain Death Sound, Asphyxiate, Bleeding Corpse, Death Vomit, Internal Darkness, Destruction, Kill Harmonic, Grind Buto, Infected Voice, Brain Ass, Hatestroke, Sickmath dan sebagainya.
Perkembangan Death Metal Indonesia setelah terciptanya IDDM, merupakan sebagai indikasi dan peresmian komunitas-komunitas Death Metal di seluruh wilayah Indonesia untuk go on public atau menunjukkan diri mereka masing-masing pada publik. Seperti pada saat ini, banyak sekali kelompok komunitas Death Metal Indonesia di wilayah mereka masing-masing yang sudah menunjukkan diri mereka di Internet. Komunitas-komunitas tersebut masih merupakan bagian dari Indonesian Death Metal/IDDM. IDDM merupakan salah satu web penghubung yang menjadi tempat bertukar pikiran maupun aspirasi hingga media untuk iklan / promosi album maupun merchandise. Komunitas-komunitas tersebut diantaranya adalah Malang Death Metal Force, Bandung Death Metal, Bekasi HORDE! Death Metal, Jogjakarta Corpse Grinder, Pontianak MetalForce, Magelang Death Metal Militia, Sukoharjo Death Metal, Semarang Death Metal, Bali Death Metal sampai Samarinda Death Metal dan masih banyak lagi komunitas di seluruh Indonesia.
Beberapa subgenre death metal:
  • Technical death metal - Death Metal yang dikembangkan dengan nada-nada diatonis, merupakan perkembangan dari musik Death Metal ke yang lebih kompleks. Seringkali diasosiasikan sebagai penggabungan antara death metal dengan progressive rock dan jazz fusion.
  • Melodic death metal - heavy metal dicampur dengan beberapa unsur Death Metal, misalnya death growl dan blastbeat
  • Progressive death metal - gabungan antara death metal dan progressive metal
  • Brutal death metal - Brutal Death Metal merupakan perkembangan dari Death Metal itu sendiri. Brutal Death Metal merupakan salah satu perkembangan yang berhasil menghasilkan perkembangan lagi di genre Death Metal. Brutal Death Metal menghasilkan Slamming-Gore Brutal Death Metal, Slamming-Groove Technical Brutal Death Metal, Slamming Goregrind, seperti PALASIK dari bukittinggi.
  • Deathcore - gabungan antara metalcore/groove metal dengan death metal, merupakan genre Death Metal yang lebih menjurus kepada musik Post Hardcore.
  • Death/Doom - gabungan antara doom metal dan death metal
  • Blackened death metal - Blackened Death Metal merupakan usul-usul yang dilakukan oleh band-band Death Metal yang ingin menggabungkan kembali unsur Black Metal pada Death Metal seperti yang terjadi pada Era Pertama Death Metal, di mana Death Metal masih tercium bau-bau Black Metal.

Perdagangan elektronik


По-запросу.jpg
Perdagangan elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
E-dagang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.




Robotika adalah satu cabang teknologi yang berhubungan dengan desain, konstruksi, operasi, disposisi struktural, pembuatan, dan aplikasi dari robot.Robotika terkait dengan ilmu pengetahuan bidang elektronika, mesin, mekanika, dan perangkat lunak komputer.
semangat akan membawa kita ke jalan yg akan kita impikan



A chiptune, also known as chip music or 8-bit music, is synthesized electronic music often produced with the sound chips of vintage computers, video game consoles, and arcade machines, as well as with other methods such as emulation. In the early 1980s, personal computers became less expensive and more accessible than they had previously been. This led to a proliferation of outdated personal computers and game consoles that had been abandoned by consumers as they upgraded to newer machines. They were in low demand by consumers as a whole, and not difficult to find, making them a highly accessible and affordable method of creating sound or art. While it has been a mostly underground genre, chiptune has had periods of moderate popularity in the 1980s and 21st century, and has influenced the development of electronic dance music.

 

 BRAND SKATEBOARD,,,,,,,,,,,,, APA YG KAMU SUKA//?



Longboard (skateboard) adakah berkembang di provinsi kita.....////?


Skateboarder Jambi Dambakan Arena Sendiri








Parkour (Kadang-kadang disingkat PK) atau l'art du déplacement (Seni gerak) adalah aktivitas yang bertujuan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, dengan efisien dan secepat-cepatnya, menggunakan prinsip kemampuan badan manusia. Itu berarti untuk menolong seseorang melintasi rintangan, yang bisa berupa apa saja di sekitar lingkungan dari cabang-cabang pohon dan batu-batuan hingga pegangan tangan dan tembok beton yang bisa dilatih di desa dan di kota. atlet-atlet Parkour dikenal sebagai "Traceur" atau "Traceuse" untuk perempuan.

 Sejarah penemuan

Ditemukan oleh David Belle di Perancis, "Parkour" bertujuan untuk melatih efisiensi gerakan untuk membentuk badan dan pikiran seseorang untuk dapat menghadapi rintangan-rintangan dalam kondisi bahaya.
Parkour mempunyai arti bergerak atau berpindah tempat dari point A ke point B seefisien dan secepat mungkin yang menggunakan prinsip dari Parkour dengan mengedepankan keindahan bergerak sekaligus diimbangi oleh kemampuan dari tubuh manusia itu sendiri.
Sebenarnya Parkour sudah ada sejak dulu sebelum manusia mengenal kata “Parkour” itu sendiri. Tapi Parkour dideskripsikan dan dikenalkan ke seluruh dunia oleh seorang pria berkebangsaan Perancis yang dikenal dengan nama David Belle. Dialah yang telah memperkenalkan olahraga ini ke seluruh dunia yang awalnya hanya berkembang di Perancis. Sehingga akhirnya berkembang ke seluruh daratan Eropa dan akhirnya menyebar ke seluruh dunia
Terinspirasi dari ayahnya, Raymond Belle seorang tentara Perancis yang akhirnya bergabung dengan sapeurs-pompiers ( pemadam kebakaran militer). Lahir di tengah keluarga pemadam kebakaran membuat David terinspirasi dengan cerita-cerita tentang kepahlawanan. Saat berumur 16 tahun, David memutuskan untuk meninggalkan sekolah untuk mencari kecintaannya akan kebebasan, aksi, dan untuk mengembangkan kekuatan dan ketangkasan yang dimilikinya agar berguna dalam kehidupannya, seperti yang selalu dinasehatkan oleh ayahnya.
Raymond memperkenalkan pada anaknya tentang sebuah latihan halang rintang dan metode natural yang akhirnya dikenal dengan nama Parkour. Sejak saat itu ,setiap David sepulang sekolah ia mulai memainkan skenario sendiri bagaimana dia bisa meloloskan diri dari situasi yang sulit. Menurut David, Parkour dapat berguna sebagai self-defense dalam keadaan tidak terduga. Saat martial art bisa disebut sebagai sebuah bentuk latihan untuk fight (bertarung), parkour merupakan suatu bentuk latihan untuk flight (kabur).
Sejak Usia 15 tahun, David Belle pindah ke Lisses (salah satu kota di Perancis). Pada waktu itu, dia bertemu dengan para remaja di sana yang tertarik dengan apa yang dilakukan oleh David. Disinilah cikal bakal dari lahirnya sebuah grup Parkour yang dikenal dengan nama '''Yamakasi'''. Bersama teman masa kecilnya, Sebastian Foucan beserta beberapa pemuda lainnya mulai mengembangkan Yamakasi sebagai tim Parkour yang dikenal di Perancis. Namun karena perbedaan prinsip, David dan Sebastian berpisah dan meninggalkan Yamakasi. Sehingga saat film Yamakasi yang dibuat pada tahun 2001 harus tetap berjalan tanpa kehadiran mereka berdua.
David tetap memegang prinsip Parkour yang tetap mengedepankan tentang keefektifan dan efisiensi yang menampilkan kesederhanaan dan memiliki filosofi melewati rintangan dengan cepat dan efisient. Sedangkan Sebastian lebih memilih untuk membuat gerakan-gerakan dari parkour terlihat lebih indah yang dapat membuat orang yang melihatnya menjadi tertarik. Sehingga akhirnya ia menambahkan gerakan acrobat seperti flip atau salto dikombinasi dengan gerakan pacours du combatant yang akhirnya menjadi Freerunning. Hal tersebut yang membuat David Belle berbeda pandangan dengan Sebastian Foucan. Karena menurut David Belle, gerakan acrobat atau salto sangat tidak efisien dan sangat bertolak belakang dengan originalitas Parkour. Selain itu, keinginan untuk melakukan gerakan hanya untuk dilihat orang lain tanpa keinginan untuk melakukan gerakan itu dari diri sendiri, merupakan hal yang bertolak belakang dengan parkour.
Saat ini David Belle memulai tur dunia dengan asosiasi yang dia dirikan (PAWA) bersama tim Parkour yang dulu dia dirikan. Dan ini hanyalah sebuah awal

Terminologi

Parkour berasal dari kata parcours du combatant yang berarti pelatihan halang rintang untuk sesi militer. Kata Parcours “c” diganti menjadi “k” dan “s”nya dipakai untuk menjelaskan filosofi Parkour itu sendiri. “Parkour’s philosophy about efficiency” .
Sedangkan istilah Traceur adalah sebuah sebutan untuk para praktisi Parkour. Seseorang bisa dikatakan traceur jika orang tersebut sudah memahami arti, basic, dan filosofi dari Parkour itu sendiri. Traceur berasal dari kata “tracer” yang berarti cepat, mempercepat (to trace/ to go fast).

Filosofi dan nilai moral dalam Parkour

Definisi dari Parkour sendiri adalah seni berpindah tempat melewati beberapa obstacle dari point A menuju point B. Seni ini adalah cara baru untuk menguasai lingkungan atau melewati segala macam bentuk obstacles yang ada di sekitar kita hanya dengan mengandalkan kekuatan tubuh manusia seutuhnya.
Tujuan dan inti dari Parkour itu sendiri adalah mampu menghadapi semua rintangan atau obstacles di sepanjang track yang kita lalui, baik itu di lingkungan alam maupun di lingkungan perkotaan, dengan menggunakan beberapa gerakan yang istimewa dan indah dengan cara mengkombinasikan beberapa gerakan yang mengalir dan control yang penuh.
Parkour juga mengandung pembelajaran yang positif untuk diri sendiri, yaitu manjawab tantangan untuk melawan semua rasa takut dari dalam diri kita sendiri. Karena kadangkala setiap rintangan dan obstacles yang akan kita lalui tidak seperti yang pernah kita bayangkan.

Nilai-nilai kehidupan yang terdapat dalam Parkour

Seni untuk melewati semua masalah dalam track kehidupan

Saat kita menjalankan track kehidupan, terdapat banyak rintangan dan masalah hidup yang terlihat seperti obstacles dalam hidup. Semua orang pasti mempunyai tjuan akhir. Tapi saat kita bergerak ke tujuan akhir, banyak rintangan (obstacles) yang menghadang. Dengan memakai prinsip dari Parkour, kita akan berusaha melewati rintangan obstacles tersebut dengan indah dan penuh control. Memecahkan masalah yang kita hadapi dengan efektif dan efisien. Semua manusia pasti mempunyai track kehidupannya masing-masing.

Melawan Rasa takut

Seseorang yang takut mencoba tidak akan berbuat apa-apa dan tidak akan menjadi siapa-siapa. Semua manusia pasti melewati proses seperti ini. Kalau kita tidak bisa melawan rasa takut, tidak akan ada kemajuan dalam kehidupan. Kita bisa mengendarai sepeda motor, sukses dalam bisnis, memenangi tender, dan sebagainya, adalah buah dari keberanian kita melawan rasa takut.
Tapi ingat, ukur ketakutan dan keberanianmu dengan meteran nyali. Kalau kita terlalu berani, kita akan bertindak bodoh, ceroboh, bahkan celaka. Tapi, jika terlalu takut, kita tidak akan berbuat apa-apa. Jadi antara rasa takut dan berani harus seimbang.

Bangkit dari kegagalan

Saat kita mencoba suatu gerakan di Parkour, kita akan selalu mengalami kegagalan atau jatuh. Tapi kalo kita terus bangkit berdiri dan mencoba lagi, kita pasti akan bisa menguasai salah satu gerakan tersebut. Begitu pula dalam kehidupan.saat pemanasan itu harus konsentrasi.

Flexibilitas dan fluiditas

Berlatih Parkour akan membuat diri kita flexible dan semangat kita terus mengalir. Begitu pula dalam kehidupan. Saat kita berada dalam lingkungan baru, kita berpikir untuk tetap flexible dan mampu beradaptasi dengan lingkungan tersebut. Walaupun lingkungan tersebut awalnya tidak membuat diri kita nyaman. Sedangkan fluiditas akan membuat diri kita mempunyai semangat yang terus mengalir untuk menjalani kehidupan walaupun mempunyai masalah yang berat.

Kreatifitas dan kebebasan

Dalam Parkour kita bisa berkreasi untuk menciptakan gerakan atau menggabungkan beberapa gerakan dasar menjadi gerakan baru tergantung kreatifitas kita. Hidup pun begitu, kita harus kreatif sehingga bisa berguna dan bermanfaat dalam kehidupan. Selain itu, Parkour juga mengajarkan kita untuk bergerak bebas menuju kebebasan tanpa melawan aturan.

Parkour menentang kompetisi

Sebuah kampanye datang dari beberapa praktisi Parkour tentang menentang keras adanya kompetisi dan rival di dalam Parkour. Kompetisi tidak sesuai dengan filosofi dan nilai moral dari parkour yang mengutamakan kebebasan. Kompetisi hanya akan mendorong seseorang untuk mengalahkan orang lain yang disaksikan oleh penonton atau hanya akan menambah keuntungan oleh beberapa corporasi yang hanya mengambil keuntungan dari Parkour.
Latihan Parkour bukan ditujukan untuk melawan atau mengalahkan orang lain. Parkour ditujukan untuk membantu orang lain sehingga manusia mempunyai cara berpikir moderasi (sederhana) dan memiliki ketahanan fisik yang lama.

Parkour bukan olahraga ekstrem

Banyak orang awam yang melihat video-video Parkour mulai beranggapan bahwa Parkour adalah olah raga ekstrem dan menggolongkannya dengan olahraga seperti skate board, bmx dan lainnya. Sehingga banyak orang yang nekat melakukan gerakan-gerakan berbahaya yang akhirnya berakibat pada cedera serius.
Parkour tidak hanya berhubungan dengan nyali saja, tapi sangat berhubungan erat dengan pikiran matang, latihan fisik dan dan teknik yang terus menerus dilakukan. Gerakan-gerakan yang kita lihat melalui video seperti yang dilakukan David Belle dan anggota Yamakasi merupakan hasil dari sebuah latihan panjang selama belasan tahun.

Mengembangkan dan menyebarkan Parkour

Saat ini Parkour mulai dikenal di seluruh dunia termasuk di Indonesia sendiri. Perlahan-lahan beberapa traceur yang mengerti akan filosofi dan teknik dalam Parkour mulai bertambah. Berkat pembelajaran dari beberapa informasi yang benar mengenai originalitas tentang parkour dari sumber-sumber tepercaya, lambat laun Parkour menjadi sebuah kebutuhan dan disiplin dalam setiap traceur yang memiliki pemahaman dalam jiwanya masing-masing. Pengetahuan seperti inilah yang harus disebarkan ke masyarakat luar dan memberikan edukasi yang benar tentang Parkour mulai dari sejarah dan filosofi yang terkait di dalamnya.
Intinya adalah, Parkour bukan hanya melatih fisik saja. Parkour juga mencerminkan sebuah filosofi moral dengan nilai-nilai tersendiri. Bukan hanya sekedar sebuah olah raga, tapi juga sebuah seni. Dan yang paling penting Parkour adalah sebuah filosofi yang selalu dipakai semua orang setiap hari.

Parkour di Indonesia

Parkour di Indonesia berkembang pertamakali pada tahun 2007 di bawah naungan Parkour Indonesia (www.parkourindonesia.web.id). Parkour Indonesia memiliki tujuan untuk berperan sebagai sumber informasi mengenai Parkour dan pengembangan Parkour bagi masyarakat Indonesia.
Seperti pesan David Belle yang disampaikan kepada para traceurs melalui Lisses and Parkour Documentary “Pilgrimage”, karya Duncan. (Terima kasih banyak kepada Duncan atas kutipan dan pengulangan pernyataan David Belle tersebut)
Ajarkanlah orang-orang ini..
Jika kamu memahami parkour, maka sebarluaskan pengetahuan tersebut kepada orang lain, anak-anak, teman, ataupun kepada mereka yang memiliki pengetahuan yang kurang tepat ataupun kurang lengkap mengenai parkour. Jika kamu kurang yakin maka buka mata, telinga, dan belajarlah.
Hanya terdapat satu-satunya parkour dan itu merupakan metode yang diwariskan kepada David Belle oleh ayahnya – berbagai bentuk disiplin lainnya adalah untuk dihormati tetapi tetap saja merupakan suatu bentuk disiplin yang lain, dan parkour sejati masih berada di luar sana. Parkour diketahui oleh umum dan jumlah orang yang mempelajarinya terus bertambah.
Jika kamu berniat untuk menolong – jika kamu adalah traceurs sejati dari lubuk hati – maka kamu tidak akan bergerak maju sendirian, tetapi kamu akan menuju ke barisan terbelakang dan menolong orang lain untuk maju bersama kamu.

Parkour dalam film

Parkour saat ini telah banyak diangkat dalam berbagai film, diantaranya Yamakasi dan Benlieue 13 yang dibintangi oleh pencipta seni parkour ini yaitu David Belle, hingga salah satu film dalam serial James Bond 007 yang berjudul Casino Royale dan sempat dimunculkan dalam film Punisher: War Zone pada tahun 2004.
Selain dalam film panjang, parkour juga pernah dimunculkan dalam iklan komersial Nike yang berjudul First Love dan Angry Chiken serta dalam iklan komersial BBC.
Di Indonesia sendiri film tentang parkour ini juga pernah dibuat versi film pendek oleh Padepokan Film Malang bekerjasama dengan komunitas parkour pertama di Kota Malang yaitu Play On. Film tersebut berjudul After Run, pernah ditayangkan dalam berbagai acara pemutaran film indi di Kota Malang, Kota Surabaya, hingga Kamal- Madura. Saat ini, film tersebut telah diunggah di internet sehingga dapat disaksikan di youtube.

skateboard adalah sebuah papan yang memiliki empat roda dan digunakan untuk aktivitas meluncur. Papan ini memiliki tenaga yang dipacu dengan mendorong menggunakan satu kaki sementara kaki yang satunya berada di atas papan. Bisa juga sang pengguna berdiri di atasnya sementara papan ini meluncur ke bawah pada sebuah turunan yang curam dan dengan ini menggunakan gaya gravitasi sebagai pemacu.


A skateboard is a type of sports equipment used primarily for the activity of skateboarding. It usually consists of a specially designed maple wood board combined with a polyurethane coating used for making smoother slides and stronger durability.
A skateboard is propelled by pushing with one foot while the other remains on the board, or by pumping one's legs in structures such as a pool or half pipe. A skateboard can also be used by simply standing on the deck while on a downward slope and allowing gravity to propel the board and rider. If the rider positions their right foot forward, he/she is said to ride "goofy"; if the rider positions their left foot forward, he/she is said to ride "regular". If the rider is normally regular but chooses to ride goofy, he/she is said to be riding in "switch", and vice versa. A skater is typically more comfortable pushing with their back foot; choosing to push with the front foot is commonly referred to as riding "mongo."
Recently, electric skateboards have also appeared. These no longer require the propelling of the skateboard by means of the feet; rather an electric motor propels the board, fed by an electric battery.
There is no governing body that declares any regulations on what constitutes a skateboard or the parts from which it is assembled. Historically, the skateboard has conformed both to contemporary trends and to the ever evolving array of stunts performed by riders/users, who require a certain functionality from the board. Of course, the board shape depends largely upon its desired function. Longboards are a type of skateboard with a longer wheelbase and larger, softer wheels.
Skateboards have 3 axes. The tail axis (running from nose to tail), the central axis (running straight down through the center of the board), and the short axis (running from the width of the board, perpendicular to the tail axis).
The two main types of skateboards are the longboard and the shortboard. The shape of the board is also important, the skateboard must be concave to perform difficult tricks.


Parts

Descriptions of the following skateboard parts are the ones most prevalent in popular, modern forms of skateboarding. Many parts exist with exotic or alternative constructions. Most decks are constructed with a six to seven-plywood, the deck, trucks, wheels, bearings, hardware, bushings and griptape.

 Deck

The underside of a skateboard
Modern decks vary in size, but most are 7 to 10.5 inches (17.78 to 26.67 centimeters) wide. Wider decks can be used for greater stability when transition or ramp skating. Skateboard decks are usually between 28 and 33 inches (71.12 and 83.82 centimetres) long. The underside of the deck can be printed with a design by the manufacturer, blank, or decorated by any other means.
The longboard, a common variant of the skateboard, has a longer deck. This is mostly ridden down hills or by the beach to represent the riding of a wave in the ocean on a surfboard. This was created by two surfers; Ben Whatson and Jonny Drapper. One of the first deck companies was called "Drapped" taken from Jonny's second name. "Old school" boards (those made in the 1970s–80s or modern boards that mimic their shape) are generally wider and often have only one kicktail. Variants of the 1970s often have little or no concavity, whereas 1980s models have deeper concavities and steeper kicktails.[citation needed]
Grip tape, when applied to the top surface of a skateboard, gives a skater's feet grip on the deck. It is most often black but can come in a variety of colors including clear, allowing the top of the deck to be decorated. It has an adhesive back and a sandpaper-like top.

Trucks

An Independent brand skateboard truck
Attached to the deck are two metal (usually aluminum alloy) trucks, which connect to the wheels and deck. The trucks are further composed of two parts. The top part of the truck is screwed to the deck and is called the baseplate, and beneath it is the hanger. The axle runs through the hanger. Between the baseplate and the hanger are bushings, also rubbers or grommets, that provide the cushion mechanism for turning the skateboard. The bushings cushion the truck when it turns. The stiffer the bushings, the more resistant the skateboard is to turning. The softer the bushings, the easier it is to turn. A bolt called a kingpin holds these parts together and fits inside the bushings. Thus by tightening or loosening the kingpin nut, the trucks can be adjusted loosely for better turning and tighter for more stability. Standard Kingpin nut size is 3/8" - 24tpi.
Skateboard trucks are manufactured in a number of different axle widths. In general an axle width should be chosen that is close to the width of the deck it will be used with.[2] For example, a 7.75" wide deck will usually be fitted with trucks that have axles between 7.5" wide and 8.0" wide. (Standard truck axel nut size is 5/16"-24tpi UNF, and the thinner "jam" style with an optional nylon lock.) Trucks that are too wide can make doing tricks difficult and can cause the wheels to get in the way when the skateboard is being ridden. Trucks that are too small can be hard to maintain stability and can cause wheel bite to occur when turning.
Longboard specific trucks are a more recent development. A longboard truck has the king pin laid at a more obtuse angle (usually between 38 and 50 degrees[3]) to the deck, this gives a greater degree of turning for the same tilt of the deck. This allows riders to go much faster while still maintaining stability and control.
Giant strides have been made in the truck industry over the years. In late 2007, Gullwing Truck Company manufactured a truck named "Sidewinder" that can pivot on two different angles, thus greatly decreasing the turning radius of the board, resulting in a greater feel between the rider and the sidewalk.

Wheels

The wheels of a skateboard, usually made of polyurethane, come in many different sizes and shapes to suit different types of skating. Larger sizes like 54–85 mm roll faster, and also move more easily over cracks in pavement. Smaller sizes like 48–54 mm keep the board closer to the ground, require less force to accelerate and produce a lower center of gravity, but also make for a slower top speed. Wheels also are available in a variety of hardnesses usually measured on the Shore durometer "A" scale. Wheels range from the very soft (about Shore A 75) to the very hard (about Shore A 101). As the A scale stops at 100, any wheels labeled 101A or higher are harder, but do not use the appropriate durometer scale. Some wheel manufacturers now use the "B" or "D" scales, which have a larger and more accurate range of hardness. Modern street skaters prefer smaller wheels (usually 51–54 mm), as small wheels with lighter trucks can make tricks like kickflips and other flip tricks easier by keeping the center of gravity of the skateboard closer to the deck, thus making the deck easier to spin. Street wheels are softer. Vertical ramp or "vert" skating requires larger wheels (usually 55–65 mm), as it involves higher speeds. Vert wheels are also usually harder, allowing them to maintain high speed on ramps without sliding. Slalom skating requires even larger wheels (60–75 mm) to sustain the highest speeds possible. They also need to be soft and have better grip to make the tight and frequent turns in slalom racing. Even larger wheels are used in longboarding and downhill skateboarding. Sizes range from 65 mm to 100 mm. These extreme sizes of wheels almost always have cores of hard plastic that can be made thinner and lighter than a solid polyurethane wheel. They are often used by skateboard videographers as well, as the large soft wheels allow for smooth and easy movement over any terrain.
An Animation of the working principle for a ball bearing. N.B. The diagram shows an 8-balled-bearing whereas a skateboard bearing is typically 7-balled

Grip tape

Grip tape is a sheet paper or fabric with adhesive on one side and a surface similar to fine sand paper on the other. Grip tape is applied to the top surface of a board to allow the rider's feet to grip the surface and help the skater stay on the board while doing tricks. Grip tape is usually black, but is also available in many different colors such as pink, yellow, checkered, camo, and even clear. Often, they have designs die-cut to show the color of the board, or to display the board's company logo.

Bearings

Each skateboard wheel is mounted on its axle via two bearings. With few exceptions, the bearings are the industrial standard "608" size, with a bore of 8 mm, an outer diameter of 22 mm, and a width of 7 mm. These are usually made of steel, though silicon nitride, a high-tech ceramic, is sometimes used. Many skateboard bearings are graded according to the ABEC scale. The scale starts with ABEC1 as the lowest, 3, 5, 7, 9. It is a common misconception that the higher ABECs are better for skateboarding, as the ABEC rating only measures tolerances, which do not necessarily apply to skateboards. Bearing performance is determined on how well maintained the bearings are. Maintenance on bearings include periodically cleaning and lubricating them[1]. Bearings that are kept unmaintained have their performance greatly lowered and will soon need to be replaced. Bearing cleaning kits are commonly available on the market. Example kits include the Bones Bearings Cleaning Unit[2]. The ABEC rating does not determine how fast or how durable a bearing used for skateboarding will be.[4] In particular, the ABEC rating says nothing about how well a bearing handles axial (side-to-side) loads, which are severe in most skateboard applications. Many companies do not show the ABEC rating, such as Bones Bearings, which makes bearings specifically for skateboarding, often marketed as "Skate Rated". Each bearing usually contains 7 steel or ceramic ball bearings, although other configurations are used as well.

Hardware
Mounting hardware is a set of eight 10-32 UNC bolts, usually an Allen or Phillips head, and matching nylon locknuts. They are used to attach the trucks to the board. Some sets have one different colored bolt to show which side is the nose of the skateboard. Hardware is available in various lengths for mounting trucks with or without risers.


jangan samakan drimu dgn bayanganmu.